Sabtu, 09 Agustus 2025

Esai Reflektif: Teko yang Tak Menuangkan Isi

Oleh: S. N. Aisyah


Mungkin, tulisan ini tidak akan berkenaan dengan penulis kawakan. Sebab, saya menuliskannya dari sudut pandang seseorang yang ‘ingin’ menulis. Bukan dari sudut pandang penulis. Untuk kawan-kawan yang juga ‘ingin’ menulis seperti saya, apakah kalian pernah merasakan kebuntuan, macet ide, dan kedangkalan luar biasa saat menulis? Pernahkah kalian bertanya-tanya, ”Mengapa saya tak bisa menulis meskipun sangat ingin menulis?” Tulisan ini saya tujukan kepada diri sendiri dalam upaya mencari jawaban atas kegelisahan terhadap kebuntuan menulis. Setelah merenung sejenak, maka saya menarik kesimpulan bahwa 3 alasan inilah yang menyebabkan tulisan-tulisan dalam laci pikiran tak pernah rampung atau bahkan tak pernah ada sama sekali.

Mental Health

Berikut ini adalah gubahan dari catatan pada Seminar Mental Health di acara Festival Literasi Riau, 01 Oktober 2025 yang digelar oleh Perpus...