Book: E-Book untuk Penulis Era Digital

Untuk kamu yang sering nge-scroll, pernah  nemu tulisan-tulisan yang bagus dan ngena di hati? Tulisan yang bikin kamu kagum dan bertanya-tanya, "Kok bisa, ya, nulis bagus gini, relatable lagi? Mau juga bisa nulis gini."  

Kamu kepikiran buat nulis tapi nggak tahu harus mulai dari mana. Belum lagi  ada suara-suara rese' kayak gini: 

Relevan , ya, di era serba canggih ini masih nulis? Masih zaman gitu  belajar nulis?  Apa-apa bisa tanya AI tahu. Lagian banyak prompt juga tuh yang bisa di copy paste.  Penulis mah bentar lagi nggak bakal dipakai, orang AI udah bisa niruin, lebih murah dibandingkan bayar jasa penulis, kan? Lagian jadi penulis dapat berapa, sih? Bisa hiudp dari nulis?



 Atau gini?

Pengen sih, nulis, tapi aku nggak bisa. Nggak punya basic nulis. Emangnya boleh orang nggak pernah nulis mulai nulis? Emang ada yang mau baca ntar?Ah, boro-boro nulis, mikirin masalah idup aja udah pusing.

Oh, tunggu dulu, sebelum semua omongan itu kamu aminkan, lebih baik kamu baca buku ini. Nulis Next Level. Ya, kamu nggak salah baca. Seperti namanya, buku ini akan ngasih tahu kamu gimana sih caranya  kegiatan nulis itu nggak cuma muntahin huruf doang tapi bisa jadi side hustle atau bahkan main income kamu. 

"Wah, menarik. Tapi, tapi aku nggak bisa nu-- " 
Sssttt, stop there! Kamu beneran perlu baca buku ini. Kenapa?

Karena, kamu mesti cek Bagian Introduction dan Bab Satu dari buku Nulis Next Level. Dua bagian ini adalah bagian krusial yang nggak boleh kamu lewatkan sebab pertanyaan-pertanyaan kamu bakal terjawab di sini.  Sebagai orang yang sangat insecure dengan  kemampuan menulis  sendiri,  bisa saya bilang  kalau buku ini membantu saya untuk kembali punya keberanian belajar nulis lagi. Dua bagian ini bakal beri kamu comfort zone dan membangun kepercayaan diri kamu buat nulis. 

"Oh, jadi ini buku motivasi nulis, gitu?"

Nope. Nggak cuma motivasi aja. It's a system. Believe system, system, and strategy aren't  joke. And That's what you'll get from this book.

Keseluruhan buku ini berisi strategi praktis yang dapat ditiru dalam perjalanan belajar nulis kamu. Nggak cuma sekadar rumusan formula buat nulis,  tetapi apa yang disampaikan dalam buku ini berdasarkan pengalaman serta sistem yang dibangun dan diterapkan oleh penulisnya, Fardi Yandi. Yes, a firsthand  perspective from  the writer of  Tak Apa Memulai Lagi, a digital creator, and a founder of  socialkreatif. Sounds promising?

'Strategi, sistem,' emang apa sih isinya?

Jadi, 15 bab dalam buku ini berisi Melawan Overthik  dengan Karya, Nyari Topik untuk Ditulis, Bangun Ekosistem Konten, Menciptakan Niche Sendiri, Menghadapi Creative Block, Belajar Nulis Hook&Headline, Bagaimana Menulis dengan Impact, Belajar Jenis Tulisan yang Gampang Viral, Estetika Tulisan, Nulis Bank Ide, Nulis Prompt AI Better, Networking  Tanpa Ngemis Follback, Nulis sebagai Emotional Release, Mengelola Emosi dengan Nulis, dan Membangun Penghasilan 10 juta Pertama  dari Nulis. 

I know, what a beefy insightful ones. Boleh banget, 'kan, buat kamu yang pengen terjun jadi konten kreator?  

"Tapi, aku nggak pengen jadi konten kreator. Aku mau nulis aja." 

Doesn't matter.  Sistem ini juga bisa kamu adopsi buat belajar nulis kamu, kok.  Apa pun jenis tulisan, profesi, dan tujuan nulis kamu, tidak jadi masalah sebab strategi dalam buku ini didesain untuk  bisa diterapkan oleh siapa pun. 

"Ngomongin sistem, ini berat nggak, sih, bukunya?"

Sama sekali nggak. Tadi udah kita bahas 'kan kalau buku ini berisi strategi praktis? Ya, seperti itulah isi bukunya. Kontennya daging, bahasanya  angin. Ringan dibaca, berat di ilmu.  Ini benar-benar buku saku buat kamu yang mau serius nulis dan mendapatkan penghasilan.  Tapi mesti ingat, nih, buat kita semua (apalagi saya) ilmu doang tanpa praktek, ya, nggak jalan. Practices make perfect. So, tunggu apa lagi? Grab the book, guys! Karena seperti kata Fardi Yandi:

"... menulis bukan sekadar skill kreatif--tapi sebuah sistem yang bisa membawa dampak besar, membantu orang lain, dan menciptakan penghasilan nyata."

Komentar

Postingan Populer