Sabtu, 26 April 2025

Cerpen: Manusia Kaktus

Oleh: S. N. Aisyah


Runi membuka pintu rumah. Sambil sedikit bersenandung ia meletakkan tiga kaktus di meja. Kaktus-kaktus itu didapatnya dari Ana, kawan baiknya. The Reluctant Ahjuma tampak bersemangat dengan tiga mainan barunya. Hari-hari sejak kaktus itu tiba, Runi mengurus tanaman mungil itu serta berbicara padanya. Ia menceritakan banyak hal, kebiasaan adiknya yang aneh, betapa ia tidak suka sinar yang terlalu terang, pekerjaan yang terkadang membuatnya ingin menyerah, bahkan acara tv favoritnya. Ia mengira bahwa kaktus akan menjadi kawan karibnya. 

Jumat, 11 April 2025

Cerpen: Percakapan di Bahu Jalan

Aku mulai terengah menjajari langkahnya. Lalu lalang kendaraan mengisi jeda panjang dalam percakapan kami.

“Lalu kau akan ke mana?” Akhirnya kata itu melompat juga dari mulutku. Hening. Sesaat kemudian, hanya deru kendaraan lagi yang terdengar. Sedang langkahnya semakin panjang saja.

“Akan ke mana kau?!” Suaraku lebih lantang dari yang kuharapkan. Melesat begitu saja dengan buncah yang tidak terjelaskan.

Akhirnya ia menoleh juga. ”Ke mana saja,” hanya itu yang ia katakan. Ia kembali melangkah.

“Apa maksudmu ke mana saja. Kalau kau tidak punya tujuan, tak bisakah kau tetap tinggal?” Ini pertama kalinya aku mendengar ketidakyakinan darinya.

”Tidak. Kau tau aku tak bisa begitu,” ucapnya lemah. Ia berhenti melangkah. Mengambil tempat di bangku jalan. Aku turut duduk di sisinya. Merasa bersyukur ia memilih berhenti sebab napasku mulai tersengal.

Mental Health

Berikut ini adalah gubahan dari catatan pada Seminar Mental Health di acara Festival Literasi Riau, 01 Oktober 2025 yang digelar oleh Perpus...