Poem: Bayang

Oleh: S. N. Aisyah 


Dalam kegelapan

Angin berhembus

nyalakan gemertak dari dahan-dahan

yang digerus musim panas,


tanah-tanah 

di lintasan itu merekah sudah

setiap retaknya antarkan sebuah ingatan:


sol sepatu bertambah inchi

berdempul tanah kuning,

malam sebelum pendakian ke sekolah,

hujan bertandang 


badai air dan udara, 

gelegar petir, 

juga sambaran kilat di atas pasir putih

menyatu dalam bingkai jendela

biru kelabu


kadang kala bayang-bayang itu datang

samar-samar 

amat samar

semakin samar

hingga aku tak lagi tahu

arti secarik kenangan 

yang datang seperti hantu itu


ranting-ranting bergemeretak

daun-daun mati jatuh

berderai

pulang pada 

kehampaan malam 

yang tak kunjung usai




Komentar

Postingan Populer