Thought:
Tidak mungkin ada yang akan mengubah nasib seorang manusia jika bukan dirinya sendiri. Ketika kita berpikir bahwa waktu kita telah habis dan mejadi terpuruk karenanya, kita hanya akan semakin menghabiskan waktu dengan sia-sia. Benar, untuk mengubah karakter dan pola pikir membutuhkan waktu. Oleh sebab itulah, manusia harus melakukannya tanpa membuang-buang waktu dan energi dengan menyesali masa lalu.
Hidup di masa lalu adalah hal paling menyakitkan dan merusak jiwa manusia. Dunia terus bergerak, itu pasti. Hidup di masa kini tak melulu tentang mengikuti setiap gelombang yang di bawa oleh dunia untukmu. Memang kita harus membuka mata dan beradaptasi dengan dunia untuk berkembang. Akan tetapi di saat kita menjadikan dunia luar itu sebagai tolak ukur, ia akan menghancurkan manusia dari dalam.
Jika kau merasa hampa dalam ruang sempitmu, bukalah jendela dan pintu. Keluar dari sana. Jika pintunya terkunci, ketuk. Jika tak ada jawaban, barangkali tak ada seorang pun di balik sana. Carilah cara lain untuk membukanya tanpa merusaknya. Jika tidak bisa juga, coba pintu lain. Yakinlah bahwa ada pintu untukmu kau hanya perlu menemukannya.
Jika tidak ada pintu atau jendela, ciptakan ia. Robohkan tembokmu. Jangan hanya menutup pintu lalu membuka semua jendela dan berharap kau akan keluar dari ruang itu tanpa melakukan apapun selain duduk di kursi malas. Itu adalah cara terbaik untuk menyiksa diri dan menyia-nyiakan waktumu. Jendela bagus untuk inspirasi, tetapi membuka semua jendela tanpa melakukan hal apapun untuk keluar sementara kau berharap untuk bisa keluar adalah hal yang paling bodoh yang dapat kau lakukan. Itupun jika kau benar-benar ingin keluar dari ruang hampa itu.
Komentar
Posting Komentar