Day 17 Breaking The Prison of Mind's Cage

Satu hal yang perlu kamu mengerti, jika kamu memang mencintai sesuatu perjuangkanlah ia. Bukan karena kamu berhak mendapatkannya, tetapi sebab ia berhak diperjuangkan. Entah itu seseorang, hubungan, atau mimpi-mimpi.  My brother once said, if your dream doesn't make you wake up for tahajud, it means, you never really wanted it. I think he's right. And i dont't think i did it right--yet.


Lately I've met something that's so different, something that I never knew before, never met before but yet feel so familiar. That's so strange. Which gives me some new perspectives. It challenge my mind, my stand point, it challenge me in every way but still somehow there's something that I feel like I've known it. Like it's been there. I cannot explain it well. But it taught me lessons. So valuable. I just ... don't know if I am saying it right. It makes me wanna fight. It reminds me of who I was, telling me who I am now, and add some perspectives. Keep provocate every minds, every words, every thoughts of mine. Helping me grow somehow. It's crazy. Like a bouquet of black calla lilies and white roses. Bring me back the pieces that i lost for a while. Now, I am wishpering to myself, the words that been missing from me for several years back then. The words that been forgotten. The words that i can't even spell in my prayer. And Thank God that words comes back to me. I just so grateful of it. so. so. grateful. I see that 'it' like a mercy God gives to me. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah.

So, now, I wanna fight. I am done in this mind's cage. It won't be easy. But that's the point of fighting. Step by step. One by one. With patience and undestanding. With mistakes and learn. With efforts and prayers. 

Kamu harus ingat untuk selalu belajar, berusaha, terus bangkit meskipun nanti terjatuh lagi. Ingatlah ini tak akan mudah. Bahkan mungkin memakan waktu yang amat panjang. That's the price of growth. Belajar adalah proses panjang sampai akhir hayat. Dan, kamu tak akan pernah berhasil tanpa seizin-Nya. Maka, jangan lupa minta pada Sang Maha Pemilik. 

Kamu bisa berada di posisi minus. Akan tetapi, seperti teori matematika, saat kamu mengurangi bilangan negatif, maka kamu akan bergeser ke arah positif. Atau, kamu bisa menambahkan hal positif untuk dapat bergerak maju, meninggalkan posisi minus. Ya, hukum alam adalah sunatullah. Atau seperti itulah yang dapat saya pahami sekarang. Wallahualam. 

Satu hal menarik lagi yang dikatakan oleh abang saya di perjalanan pulang, di boncengan motor, tepat ketika matahari terbenam. Beliau berkata, peran  manusia dalam mewujudkan sesuatu (terutama apa yang ia inginkan) itu sangat sedikit sekali. Kata beliau, jika diibaratkan dengan usaha dan doa, maka persentasinya adalah 90: 10. Sembilan puluh persen doa dan sepuluh persen usaha. Beliau menjelaskan, bahkan tanpa kita berusaha pun Allah dapat mewujudkan apapun. Dengan kata lain, 90 persen itu adalah cara kita mendapatkan ridho-Nya. Merayu Tuhan agar ia memberikan apa yang kita minta. Sekali lagi, ini bukan berarti kita tak berusaha dan hanya berdoa saja. Sebab, Allah tak akan mengubah keadaan suatu kaum, kecuali ia berusaha mengubahnya. Ini berbicara tentang betapa kecil kuasa kita dibandingkan kuasa Allah Swt. Banyak hal-hal yang tak mungkin namun terwujud. Yang tak dapat dilogikakan dengan akal manusia, namun, bergerak sesuai keinginan Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha Tahu. 

Jika kamu mencintai sesuatu, perjuangkan ia dalam usaha dan doa. Jika suatu saat nanti, apa yang telah kita langitkan dan usahakan itu tak kunjung jua terwujud, ingatlah Allah Maha Tahu, Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Pemberi, dan Maha Pelindung. Tangan-tangan yang menadah ke langit itu tak pernah kembali dalam keadaan kosong. Jika tidak dikabulkan sekarang, maka nanti. Jika tidak juga, maka pasti diganti dengan sesuatu yang lebih baik. Yang bisa jadi tak diinginkan (tak pernah terlintas di benak kita) namun kita butuhkan. 

Jumat 10 Oktober 2025

Komentar

Postingan Populer