Day 21 Breaking The Prison of Mind's Cage
Hari ke-21. BPMC hari ke-20 tak layak konsumsi publik. Maka tak dirilis.
Anyway. Di hari ini, mari bicarakan tiga kata.
Menurut KBBI,
kon.sis.ten.si
- n ketetapan dan kemantapan (dalam bertindak); ketaatasasan: kebijakan pemerintah mencerminkan suatu -- dalam menghadapi pembangunan yang sedang kita laksanakan
- n kekentalan: -- agar-agar
- n kepadatan, kepejalan, atau ketetalan jaringan yang menyusun bagian tubuh buah
Di sisi lain, dalam KBBI,
di.sip.lin
- n tata tertib (di sekolah, kemiliteran, dan sebagainya)
- n ketaatan (kepatuhan) kepada peraturan (tata tertib dan sebagainya)
- n bidang studi yang memiliki objek, sistem, dan metode tertentu
Kemudian, masih dalam KBBI,
fo.kus
- n Fis titik atau daerah kecil tempat berkas cahaya mengumpul atau menyebar setelah berkas cahaya itu menimpa sebuah cermin atau lensa, berkas cahaya yang datang berada dalam keadaan paralel dengan sumbu cermin atau lensa itu; titik api: tempatkan objek itu dalam -- kalau menginginkan hasil pemotretan yang bagus
- n pusat: -- perhatian dunia internasional tertuju ke kejuaraan sepak bola dunia di negara tuan rumah
- n Ling unsur yang menonjolkan suatu bagian kalimat sehingga perhatian pendengar (pembaca) tertarik pada bagian itu
- n Ling ciri predikat verbal yang menentukan hubungan semantis predikat verbal itu dengan subjek, biasanya ditandai oleh afiks verbal
- v memusatkan perhatian: --! jangan lengah
Ketetapan atau kemantapan dalam mengambil keputusan adalah pondasi penting yang akan mengukuhkan kaki kita agar tak goyah dam perjalanan. Bayangkan konisitensi itu sebagai entitas yang kental, padat, dan utuh. Tanpa rongga dan celah. Bukankah ia akan menjadi penopang yang baik untuk membangun suatu bangunan, artefak, ataupun utjuan? Bayangkan kamu melakukan suatu hal secara konsisten, tetap dan mantap. Tanpa keraguan dan tanpa goyah. Apakah mungkin ia akan runtuh hanya dengan hembusan angin pada tiupan lilin ulang tahun? Konsistensi akan mengundang sahabatnya, yaitu disiplin dan fokus. Seseorang yang memiliki ketetapan amat dekat dengan keyakinan. Sedangkan keyakinan adalah suatu pendapat yang tak akan dapat dibantah oleh siapapun kecuali yang meyakini menyerah dan melepaskan rasa yakin itu.
Lalu, apakah yang terjadi saat kita memiliki ketetapan dan kemantapan lalu kita dengan taat, tertib, dan melaksanakannya denan konkrit?Ingatlah hukum Newton 3. Semua ketekunan itu akan kembali pada anda.
Kemantapan dan disiplin yang tidak terarah hanya akan membawa bias dan menjauhkan kita dari tujuan. Maka, fokus adalah fondasi lainnya yang harus dimiliki jika ingin mencapai tujuan tertentu. Jika tiga hal ini saling berkesinambungan, maka ia akan membentuk karaktermu dan bisa membantu terwujudnya suatu tujuan. Mulai sekarang, Mantapkan diri, buatlah aturan dan taati kemudian fokus dalam menjalaninya. Tentu saja kamu bisa.
Ya, mulai sekarang, jangan nanti-nanti. Sebab nilai tukar paling kuat adalah waktu.
Selasa, 13 Oktober 2025
Komentar
Posting Komentar