Fiksi Mini: Gerimis

Oleh: S. N. Aisyah



Sore itu, seperti biasa, aku kembali mengasuh bocah kecil ini sementara ibunya--kakakku--menjemput kakaknya di sekolah. Seperti biasa pula, bocah manis tiga tahun itu menendang dan melayangkan tinju ke udara seolah sedang melawalan monster dan zombie lucu seperti film kesukaannya. Ia berkeliaran dengan lincah. Ia akan meminta ikut bermain jika ia ingin, jika tidak, maka lebih baik untuk tidak menganggu transformasinya dan kegilaannya akan super hero. 


Si kecil berambut mangkuk ini mondar-mandir di ruang tamu. Lalu, tiba-tiba ia berlari ke teras, mengejar zombi. Aku mengikutinya. Memintanya untuk bermain di dalam. Namun ia menolak. Dan ... memaksanya bukanlah hal yang baik, maka aku duduk di ambang pintu. Mengawasinya sambil sesekali mengedar pandang. 

Sore itu sangat dingin. Langit gelap, awan-awan hitam bergelantungan seperti kapas berdebu. Angin menderu. Jalanan sepi, tidak seperti biasanya. Ada ketengangan yang aneh. Ponakan manisku masih saja bergulat dengan musuh-musuhnya. Sangat lucu. Tanpa kusadari, senyum terkembang melihat tingkahnya yang mulai berubah menjadi Hulk. 

Dari kejauhan, terdengar suara anak ayam mencicit. Sekali lagi kuedar pandang. Namun, saat itu kudengar ponakan manisku berteriak ketakutan. Ia berlari memelukku dengan erat. Tak menjawabku kecuali dengan tangis yang keras saat kutanya mengapa. Kulempar pandang berkeliling. Tak ada hal yang mencurigakan. Tak ada manusia selain kami, tidak pula hewan. Aku menggendongnya ke dalam rumah. Mengunci pintu.

Segera kupastikan ia tak terluka. Ia terisak bukan main. 
"Adek, kenapa?" tanyaku halus seraya memeluknya. Awalnya ia belum juga bisa menjawab. 
"Adek nggak pa-pa?" tanyaku lagi. 
"A-ada ... antuu," ucapnya disela isak. 
"hush, hush, udah, ya, Hantu itu nggak ada." Sebisa mungkin aku berkata dengan lembut, menenangkannya seraya melihat ke luar jendela. Di sana, dalam gerimis, seorang wanita berbaju putih melayang, rambutnya panjang, matanya merah, dan kakinya berlumur darah. 


Kamis, 16 Oktober 2025

Komentar

Postingan Populer