Niaga
Setelah menjatuhkan diri dan kalah di medan perang dengan emosi dan pikiran, kuputuskan untuk beridiri lagi. Aku tahu, aku tak ingin menyerah. Meskipun terlihat begitu. Selalu begitu. Apa akhirnya, pertarungan ini hanyalah kekonyolan ego dalam diri. Peperangan melawan sisi kelam yang enggan kita akui.
Tulisan-tulisan buruk ini, biar bagaimanapun jua, akan menjadi saksi segala macam kericuhan, kegaduhan , keteledoran, kebodohan, kepicikan akal dan hati manusia. Namun, ia juga akan melihat betapa usaha yang kecil itu, langkah lemah, dan kesadaran yang hilang timbul, niat , serta tekad kecil, nyala redup yang masih di genggam oleh hati dan dikipasi akal.
Jika kita berhenti, tidak mecoba lagi, sudah pasti kita tak akan sampai. Namun, selama kita terus mencoba artinya kita menambahkan kemungkinan peluang sampai. Bukankah harapan menjadi cahaya kecil yang akan menuntun kita dan tak berputus asa sebagai obornya?
Bagaimanapun jua tuangkan saja semua. Kerahkan semua, pertaruhkan ia. Sebab, pertaruhan dengan nasib yang di pegang Tuhan bukanlah perjudian, namun, jual beli pada Sang Maha Adil. Mungkinkah kita dirugikan dalam transaksi itu?
Sekarang pilihlah. Apa yang ingin kau beli?
05. 50 WIB
Rabu, 12 November 2025
Komentar
Posting Komentar