Ya, Ahjuma!

Sekarang jam tiga pagi. Sudah lama sekali rasanya nggak nulis di blog. Sepertinya blog ini cuma sekadar diary. yah, tak ada juga yang membaca selain diri sendiri. Yeah, well.

I've been jumping around here and there just to find an answer of  what I wanna do. What I like and what's my dream. It's seems so irrelevant now to feel this way. I mean, I still wanna have it. Dreams. A vision to live a life that align and can help me to add some supplies and stores of good deed for my after life. But, eventually, it's not as easy as speaking. I don't know what is happening. Probably, I just get distracted. too distracted and detached from real life, the meaning of it and the purpose of what I live for. This endlessly of fatigue and feeling lost and the struggle to get it together. The clash between what's known to be right and what's be done. The Gap of it. It's so annoyyingly frustrated. 

Kemarin membaca bebebrapa tulisan di blog ini dan menemukan fakta betapa semua tulisan itu snagat mentah dan memiliki banyak kekurangan. Ya, pada akhirnya ini hanyalah tulisan-tuisan yang tak melalui proses penanakan. Hanyalah tulisan sekali jadi tanpa editing atau penegndapan untuk mendapatkan perspektif baru dlaam tahap editing. Hampir saja menyerah sepenuhnya denganmenulis, tetapi diingatkan oleh halaman buku NNL yang dipost oleh penulisnya sendiri beberapa hari lalu tentang menulis tak harus menjadi seorang ahli profesional di sana. Ya, menulis hanyalah menumpahkan isi kepala, menenangkan pikiran, merenung, dan proses untuk menemukan sebuah jawaban. 

Saat pikiran kacau balau seperti ini, meracau dalam tulisan tanpa pembaca adalah jalan yang tepat untuk menguraikannya. Bukankah begitu? Mungkin, keterasaingan yang dirasakan oleh para penulis kawakan di masa dahulu-lah yang membuat mereka berbicara dengan kertas dan pena. Menumpahkan pikiran yang takmemiliki telinga untuk mendengarnya, atau hati untuk menampungnya atau pikiran untuk memahaminya. Menulis. Menulis. Sekarang sudah sangat banyak orang yang menulis. Itu adalah hal yang baik. Setiap tulisan akan menemukan pembacanya, bahkan jika itu berarti diri penulis di masa mendatang. Seperti blog ini. Jangan lupa kembali lagi ke sini dan membaca tulisanmu, ya? Teruslah menulis, teruslah  kembali untuk membacanya. Kau selalu diterima di sini.

Sampai nanti.

Kamis, 22 Januari 2026

Komentar

Postingan Populer