Book: Digital Fortess, The Uncrackable Code
Oleh: S. N. Aisyah
Susan diminta membantu Strathmore untuk memecahkan masalah yang tengah dihadapi oleh Monster Pemecah Kode yang bernama TRANSLTR, sebuah mesin penerjemah yang dapat membaca semua kode, bahkan pada pesan ter-enkripsi sekalipun. TRANSLTR menjadi senjata andalan NSA dalam memperoleh informasi dan mengintai para musuh.
Judul : Digital Fortess
Penulis : Dan Brown
Penerjemah : Prisca Primasari
Penerbit : Bentang
Tebal : 492 hlm; 18cm
Tahun Terbit: 2018
ISBN : 978-602-291-395-5
Digital Fortess merupakan sebuah novel yang berkisah tentang Susan Fletcher, seorang kriptografer senior yang bekerja di National Security Agency (NSA). Suatu hari, saat Susan tengah berlibur ke Spanyol dengan tunangannya, David Becker (seorang guru bahasa), ia mendapat telepon darurat dari bosnya, Wakil Direktur Pelaksana NSA Komandan Strathmore.
Susan diminta membantu Strathmore untuk memecahkan masalah yang tengah dihadapi oleh Monster Pemecah Kode yang bernama TRANSLTR, sebuah mesin penerjemah yang dapat membaca semua kode, bahkan pada pesan ter-enkripsi sekalipun. TRANSLTR menjadi senjata andalan NSA dalam memperoleh informasi dan mengintai para musuh.
Namun, tidak untuk saat ini. Untuk pertama kalinya, TRANSLTR yang selalu berhasil memecahkan semua kode itu, tak dapat memecahkan sebuah kode bernama Digital Fortess--bahkan setelah berjam-jam bekerja. Padahal selama ini rekor terlama untuk si Monster Pemecah Kode bekerja hanyalah tiga jam. Susan dan Strathmore berjuang mengalahkan kode Digital Fortess, perangkat yang diciptakan oleh Tandako. Tandako adalah mantan rekan mereka yang dahulu juga bekerja di NSA dan merupakan penentang TRANSLTR karena dinilai menyalahi banyak etika serta memiliki rahasia-rahasia gelap. Tandako berniat untuk membongkar kedok TRANSLTR ke ranah publik. Ia menggemborkan akan me-launching Digital Fortess, yang ia sebut sebagai sistem keamanan tak tertembus, bahkan oleh alat secanggih TRANSLTR sekalipun. Siapa sangka, dalam usahanya menghadapi Digital Fortess, Susan menemukan hal-hal yang tak terduga.
Dalam novelnya yang mengangkat tema techno-spionase ini, Dan Brown mengajak pembaca berkenalan dengan dunia digital, kriptologi, dan keamanan Cyber. Dengan keahliannya dalam menulis cerita aksi, Dan Brown sukses membuat alur cerita menjadi mendebarkan dengan narasi-narasi yang memukau.
Meskipun misteri dari novel ini dapat dikategorikan mudah tertebak, namun, Dan Brown tetap berhasil menyuguhkan lapisan-lapisan masalah yang menarik. Kepiawaiannya dalam memintal plot itu cukup menghibur dan mampu menggiring pembaca (yang terlena) untuk tak henti menduga-duga kemungkinan plot atau ataupun pemecahan misteri cerita. Tak hanya itu, Dan Brown juga menyoroti konflik batin dan konflik antar tokohnya dengan mengeksplorasi karakteristik gelap-terang jiwa manusia. Kejadian dan keputusan yang diambil oleh tokoh-tokoh dari novel ini sedikit banyaknya menyuguhkan perspektif manusia dalam menerjemahkan perasaan dan pemikiran. Di samping itu, seperti biasa, Dan Brown akan memanjakan pembaca dengan menariknya ke dalam petualangan tokoh ke tempat-tempat bersejarah istimewa, kali ini dengan latar Spanyol dan Amerika.
Komentar
Posting Komentar