sekilas racauan
Hai. datang lagi. yang penting nulis aja dah. bisa sih tulis di jurnal. tapi pengen aja di sini. megapa ya, manusia selalu saja jatuh di perangkap yang sama? danbodohnya itu perangkap yang ia pasang sendiri. kayak 'lu bego tapi kok segitunya, sih?'.
ternyata manusia memang selemah itu. terlalu lemah untuk bisa bergantung pada diri sendiri. bayangkan, manusia lemah itu bergantung pada manusia lainnya, yang sama rapuhnya. maka, pada manusia, kita tidaklah saling bergantung tetapi saling mendukung. jangan pernah menggantungkan hidupmu pada manusia bahkan jika itu orang yang paling kamu percaya dan paling kamu cintai sekalipun. dan tidak pula pada diri sendiri. sebab manusia adalah makhluk yang amat rapuh, lemah, dan bodoh jika saja Tuhan tidak memberikan sedikit kekuatan dan pengetahuan padanya.
sebuah paradoks kehidupan, orang-orang kuat tidak mengatakan dirinya kuat, tidak menyombongkan diri, tidak pula jumawa atas kekuatannya. mereka tahu pasti bahwa mereka memiliki kelemahan dan dengannya mereka belajar, berlatih, serta menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan. dengan menyadari bahwa mereka bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa bukan pula harus menjadi sesuatu yang harus menguasai dunia, mereka melepaskan ketakutan dan kekhawatiran yang melemahkan dirinya.
mungkin seperti itu. entahlah. ah, ngantuk sekali. sudah dulu. jangan lupa mampir lagi, ya. baca tulisan-tulisan remukmu ini.
23.37
Senin, 02 Maret 2026
Komentar
Posting Komentar