Belakangan ini aku menulis di beberapa tempat secara random dan berantakan. seperti isi kepalaku. terlalu banyak diisi sampah atau tak ada isinya sama sekali. ya, kepalaku. Tapi, aku di sini bukan untuk bemuram durja. Ke-random-an ini membuatku ingat akan buku Stolen Focus karya Johann Hari. sebelumnya aku harus sampaikan rasa terima kasih pada jiwa berkilau yang menyarankan buku ini. dari dulu tak pernah begitu menganggap penting tidur meskipun aku dulunya seorang tukang tidur yang parah. lalu, seperti sudah menghabiskan tiket tidur, kini tidur seperti es krim terakhir yang kau jatuhkan.
sudah kukatakan tidur tak pernah menjadi perhatian dalam hidupku, kan? begitu menginjak bangku kuliah, aku adalah orang yang berpikiran andai saja kita bisa hidup tanpa tidur. memasuki dunia kerja, otakku diracuni dengan pemikiran bahwa tidur empat jam sehari saja sudah cukup. ketika masih memiliki pemikiran itu aku baik-baik saja.
hingga entah sejak kapan, rasanya hidup sangat aneh. begitu pula tidurku jadi sangat berantakan. ada periode aku hanya tidur dua jam sehari dan hari berikutnya tidur hingga lima belas jam (atau lebih). rata-rata tidur harian 3-4 jam, tidur lima jam adalah tidur yang paling mendekati normal. ya, masa-masa yang mengherankan. meskipun sekacau itu, aku menganngap hal ini biasa dan menginginkan tidur adalah manja. hingga akhirnya membaca buku ini.
Aku tak pernah begitu menginginkan tidur seperti sekarang. oke, memang beberapa waktu belakangan ini, (enam bulan atau lebih?) aku menginginkan tidur, namun, buku ini membuat tidur tiga kali lipat lebih kurindukan. seperti merindukan 'your book' setelah membaca ribuan buku yang meskipun bagus tak dapat memikat jiwamu. seperti itulah pandanganku terhadap tidur saat ini. meskipun begitu, entah mengapa aku tidak juga mendapatkannya. entahlah.
hal-hal sederhana dan membosankan seperti tidur adalah hal yang kuinginkan dalam hidup. mengejar spark semata, rasanya sangat tidak cocok, ya, aku menyukai hal-hal yang menngguncang jiwa untuk merasakan hidup, memantik pemikiran untuk menyala, menyentuh hati dan meneguhkannya. tetapi bukan hanya dalam kekacauan, meskipun aku dapat dikatakan orang yang kacau? ah, tidak. aku hanyalah orang biasa yang membosankan. intinya, aku ingin semua hal apakah itu bosan atau 'spark'. semuanya dalam kedamaian dan ketenangan. Apa itu masuk akal? Ah, masuk akal? akal siapa?
just don't let your focus stolen. can you?
besok kutemui kau lagi.
00: 44
Wed, 24 Jun 2026