Saya tidak tahu persis kapan mulanya saya menikmati kegiatan membaca. Sejauh ingatan yang bisa saya raih, itu saat duduk di taman kanak-kanak. Ketika itu, di sampul belakang buku pelajaran (kalau tidak salah) ada sebuah cerita bergambar singkat tentang seorang anak yang malas sekolah, ia selalu bangun terlambat. Hingga suatu hari, ia terburu-buru berangkat sekolah. Saat itu, saat ia memutuskan tidak malas bersekolah, ia mendapati sekolah sepi. Ya, hari itu hari minggu. Entah mengapa cerita tersebut membekas bagi saya. Saya masih ingat betapa seringnya cerita itu saya baca ulang. Itulah ingatan paling usang yang saya miliki tentang membaca. Kini, saya selalu senang jika menemukan buku bagus.
Langganan:
Postingan (Atom)
Mental Health
Berikut ini adalah gubahan dari catatan pada Seminar Mental Health di acara Festival Literasi Riau, 01 Oktober 2025 yang digelar oleh Perpus...
-
Mungkin hal yang paling berat tetapi paling meringkankan adalah memaafkan. Kata sederhana yang rumit. Perlu kebesaran hati dan lapang dada u...
-
Oleh: S. N. Aisyah Kau tahu seberapa bodoh manusia? Ia hanya akan mendengar apa yang ingin ia dengar. Ia hanya akan melihat apa ...
-
5 Rekomendasi Buku Nonfiksi Untuk meningkatkan Kualitas Hidup sumber foto Januari hampir berakhir, nih. Semangat memulai hidup baru di a...
-
sumber gambar Identitas Buku Judul : Atomic Habits Penulis : James Clear Penerjemah : Alex Tri K...