Oleh: S. N. Aisyah
Ini terlalu terik. Matahari terlalu garang, seakan ia hendak
menantang bumi. Sinarnya menyeruak ke segala
permukaan bumi belahan timur, tepatnya
di tempat aku berada saat ini. Bahkan, di kejauhan,
fatamorgana mulai terlihat—atau sepertinya hanya bagiku saja? Udara terasa begitu panas, segala benda yang
mengandung air segera menguap. Deru kendaraan bermotor yang lalu-lalang
menambah ketidaknyamanan suasana siang ini. Polusi yang dihasilkan oleh
mesin-mesin itu seolah ikut mengejek kami yang tengah berbaris dan menikmati
siang yang gila.