Jumat, 04 Juli 2025

Thought: Bangku Suporter


Saya selalu meyakini bahwa saya adalah seorang suporter--pendukung bagi orang lain. Bukan karena ingin disukai, diterima, atau takut ditinggalkan. Hanya tak ingin orang lain merasa buruk dan merasa sendirian. Setidaknya itulah yang saya percayai. 

Namun, saat saya bercakap dengan seseorang, dia mengatakan bahwa saya melakukan semua hal sebab saya takut dihakimi. 

"Masa', itu aja nggak mau bantu."

Seperti itu kira-kira suara yang takut saya dengar--menurutnya. 

Mental Health

Berikut ini adalah gubahan dari catatan pada Seminar Mental Health di acara Festival Literasi Riau, 01 Oktober 2025 yang digelar oleh Perpus...