Sabtu, 13 September 2025

Cerpen: Horor

Oleh: S. N. Aisyah

Aku yakin, setiap orang memiliki ketakutannya. Setiap orang tanpa sadar memilih ketakutannya. Ya, benar. Memilih. Pernahkah kau berpikir bahwa kaulah yang dengan sengaja memilih dan mengundang rasa takut dalam hidupmu? Kau yang memilih bentuk dan wujudnya saat kau memilih jalan hidupmu. Apa maksud omong kosongku ini? Ayolah, Kawan. Pilihanmu dalam hidup menjelma bagaikan sebuah undangan bagi harapan dan—sialnya—juga ketakutanmu. Contohnya saja, saat seseorang yang memiliki sesuatu yang berharga, ia berharap selalu memilikinya. Bukankah ia jadi takut kehilangan? Orang tamak dan serakah, yang menginginkan banyak hal, takut kekurangan. Orang yang memilih jadi pengecut, takut akan hal-hal sepele. Orang yang kuat dan bijak, takut tak bisa mengendalikan dirinya. Manusia memilih ketakutannya sendiri. Mengundangnya ke ambang pintu. Lalu membangun horor untuk didiami.

Mental Health

Berikut ini adalah gubahan dari catatan pada Seminar Mental Health di acara Festival Literasi Riau, 01 Oktober 2025 yang digelar oleh Perpus...