Oleh: S. N. Aisyah
Sepertinya kawanku sudah sinting. Ia baru ‘kan beranjak tidur saat sang fajar menyundul langit. Dari senja ke pagi, berkutat dengan buku-buku di kamar. Aku paham ia suka membaca, tetapi tidakkah ini berlebihan? Saat kutanyakan pada si sakit, ia hanya berkata, “Aku tak mau kalah.”