Kamis, 22 Oktober 2026

CATATAN SI SENJA GILA (BAGIAN SEPULUH)

 Aku rasa, ini adalah satu-satunya media yang aman bagiku saat ini. Tak ada yang akan membacanya di sini. Aku mendapatkan pelajaran berat hari ini. I lost my October. I lose it. for good, I know. There's so many things in my mind now. this lesson, while through it makes me nausea, my wanna throw up, my hand are shaking. I hate how my body reacts to things. i hate how sensitive i am in every way. well. good things, I always made through it., Alhamdulillah. I cry a lot, right? I write it here. as a mental note. I won't make the same mistake again. just found out that I am this bad on this things. So, my future self, it's not recommended. besides, being delusional of something that not for you is being halusinate. What? anyway. whatever.

Aku mimpi kemarin, seminggu yang lalu? tentang hal ini. Dua kali. Di hari yang berbeda dua kejadian yang berbeda. dan, kejadian, dong? heh, yang begini sering banget. trus aku juga memprediksi beberapa hal, akurasinya per item itu, lebih dari 70 persen? ini yang aku cerita ke chat-gpt, tapi bukan ngasih prediksiku yang sebenarnya.  kadang aku manipulasi juga di chatgpt tentang prediksiku soalnya, yah. bener-bener, sesedih ini masih bisa mikir buat begitu. ini robot, coba. wahtever. aku emang sinting. aku bisa katakan, prediksiku yang sbeenarnya itu 90 persen akurat. dari mana? well, insting and a little bit pay attention. Also, bantuan Allah. Dan, tebakan ter-gong dan delusional yang aku punya, gak berani aku ungkapin. cause, how could that be right? sebenarnya, hal begini udah sering dialami sejak kecil. mimpi dan prediksi? vision? entahlah. tapi, semakin lama semakin blur, gak se plek-ketiplek pas kecil. aku ralat, mungkin 70-80 persen bukan 90 . Karena aku miss di beberapa bagian yang lumayan penting, but overal, ini sesuai. Ah, aku emang terdengar gila dan sinting. sudahlah. eh, tapi aku punya counter jawaban dan penjelasan logis dari prediksi brutal itu. belakangan emang miss beberapa bagian. tapi, ya sudahlah. mungkin kali ini aku bisa salah lagi. tapi, logisnya, sih, enggak.  Aku gak bisa konfirmasi secara jelas seluruhnya. anyway. Ah, gak recommended hal beginian. tapi aku bersyukur pada Allah telah mengalami ini. Jadi, besok-besok gak perlu gentar lagi. karena udah pernah. haha. Makasih, ya, Allah. 

Oh, mungkin ... that Rain finally went for the good. But ... now rain is still mine as a friend, the rain fron the sky. the reason i love the rain, rain. Not That Rain. anyways. 

Semoga musim hujan benar-benar datang. sangat perlu hujan. untuk karhutla. tapi moga gak banjir, yaa. aku juga kangen hujan beneranan. Ah, the way rain always shoot me calm. i miss it so much. ya Allah minta hujan. Aamiin.

Mental Health

Berikut ini adalah gubahan dari catatan pada Seminar Mental Health di acara Festival Literasi Riau, 01 Oktober 2025 yang digelar oleh Perpus...